KATA PENGANTAR
Puji syukur saya panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena berkatnyalah saya dapat menyelesaikan makalah ini guna
memenuhi tugas mata kuliah
Strategi
Belajar Mengajar (SBM)
dengan membahas secara khusus “Metode Ceramah” sehingga makalah ini dapat diselesaikan sesuai dengan apa
yang saya harapkan, makalah ini tidak lepas
dari bantuan dan dorongan dari pihak-pihak yang terlibat langsung maupun
tidak langsung dalam proses penyusunan dan pembuatan makalah ini. Saya sebagai manusia yang banyak
memiliki kekurangan menyadari bahwa apa yang saya sampaikan dalam makalah ini masih
jauh dari kesempurnaan, baik dalam proses penyampaiannya maupun isi atau
hal-hal yang terkandung di dalamnya. Maka dari itu saya selaku penulis dan
penyusun makalah ini sangat mengharapkan kritik dan saran dari para
pembaca yang saya banggakan, yang bersifat membangun sehingga
dapat membantu saya untuk dapat lebih menyempurnakan lagi makalah yang saya buat ini. Saya sangat berharap apa yang saya sajikan dalam makalah ini dapat memberikan
manfaat-manfaat yang dapat berguna bagi pembaca pada umumnya.
DAFTAR ISI
KATA
PENGANTAR.............................................................................................................. i
DAFTAR
ISI........................................................................................................................... ii
BAB
I PENDAHULUAN...................................................................................................... 1
1.1 Latar Belakang
Masalah.................................................................................................... 1
1.2 RumusanMasalah..............................................................................................................
2
1.3 Tujuan……....................................................................................................................... 2
1.4 Manfaat…………………………………………………………………...……......….... 2
BAB
II PEMBAHASAN ...................................................................................................... 3
2.1. Pengertian Metode Ceramah....................................................................................... 3-4
2.2. Langkah-langkah penerapan
metode ceramah............................................................. 4-5
2.3. Kelebihan & Kekurangan Metode Ceramah ……….............................................…..
5-6
2.4. Penerapan Metode Ceramah........................................................................................ 6-7
BAB III PENUTUP................................................................................................................ 8
Kesimpulan............................................................................................................................. 8
DAFTAR
PUSTAKA
BAB
I
PENDAHULUAN
Agar tujuan dalam proses belajar
mengajar dapat tercapai secara efektif dan efisien, keampuan seorang pendidik
dalam menguasai materi saja tidaklah mencukupi. Disamping penguasaan materi,
seorang pendidik juga harus memiliki kemampuan untuk mengelolah proses belajar
mengajar dengan baik, yaitu melalui berbagai teknik atau metode penyampaian
materi yang tepat dalam proses belajar mengajar sesuai dengan materi yang
diajarkan dan kemampuan anak didik yang menerima materi.
Sebagaimana
kita tahu, bahwa metode mengajar merupakan sasaran interaksi antara guru dengan siswa dalam kegiatan
belajar mengajar. Dengan demikian, yang perlu diperhatikan adalah ketepatan
sebuah metode mengajar yang dipilih dengan tujuan, jenis dan sifat materi
pelajaran, serta kemampuan guru dalam memahami dan melaksanakan metode
tersebut. Guru hendaknya cermat dalam memilih dan menggunakan metode mengajar
terutama yang banyak melibatkan siswa secara aktif. Belajar mengajar merupakan
kegiatan yang komplek. Oleh karenanya, maka hampir tidak mungkin untuk
menunjukkan dan menyimpulkan bahwa suatu metode belajar mengajar tertentu lebih
unggul dari pada metode belajar mengajar yang lain dalam usaha mencapai tujuan
pembelajaran.
Berdasarkan latar belakang masalah yang
telah diuraikan, dapat dirumuskan masalah-masalah yang akan dibahas pada
penulisan kali ini. Masalah yang dimaksud adalah sebagai berikut:
1. Apakah Pengertian Metode Ceramah ?
2. Bagaimanakah langkah-langkah Metode Ceramah
?
3. Apa saja Kelebihan & Kekurangan Metode
Ceramah ?
4. Seperti Apa Penerapan Metode Ceramah?
1.3 TUJUAN PENULISAN
Adapun tujuan penulisan makalah ini
adalah sebagai berikut:
1. Untuk
mengetahui pengertian dari Metode Ceramah.
2. Untuk mengetahui bagaimana langkah-langkah Metode Ceramah.
3. Untuk mengetahui Apa saja Kelebihan & Kekurangan Metode Ceramah.
2. Untuk mengetahui bagaimana langkah-langkah Metode Ceramah.
3. Untuk mengetahui Apa saja Kelebihan & Kekurangan Metode Ceramah.
4. Untuk
mengetahui Seperti Apa Penerapan Metode Ceramah.
1.4 MANFAAT PENULISAN
Manfaat yang diperoleh
dari penulisan makalah ini adalah sebagai berikut:
1. Menambah pengetahuan kita tentang pengertian Metode Ceramah.
2. Menambah wawasan kita tentang bagaimana langkah-langkah Metode Ceramah.
3. Kita menjadi tahu Apa saja Kelebihan & Kekurangan Metode Ceramah.
4. Kita menjadi tahu Seperti apa Penerapan Metode Ceramah.
BAB II
PEMBAHASAN
2.1. Pengertian
Metode Ceramah
Istilah metode berasal dari dua kata
yaitu meta dan hodos. Meta berarti "Melalui" dan hodos berarti
"Cara". dengan demikian, metode dapat berarti jalan atau cara yang
harus dilalui untuk mencapai sebuah tujuan. Selain itu, ada juga yang
mengatakan bahwa Meted adalah suatu sarana untuk menemukan, menguji dan
menyusun data yang diperlukan bagi pengembangan disiplin tersebut.
Ceramah merupakan salah satu metode
mengajar yang paling banyak digunakan dalam proses belajar mengajar. Metode
ceramah ini dilakukan dengan cara menyampaikan materi pelajaran kepada peserta
didik secara langsung atau dengan cara lisan. Penggunaan metode ini sifatnya
sangat praktis dan efisien bagi pemberian pengajaran yang bahannya banyak dan
mempunyai banyak peserta didik. Metode ceramah merupakan cara mengajar yang
paling tradisional dan telah lama dijalankan dalam sejarah pendidikan, oleh karena
itu metode ini boleh dikatakan sebagai metode pengajaran tradisional karena sejak dulu metode
ini digunakan sebagai alat komunikasi guru dalam menyampaikan materi
pelajaran. Metode ini sejak dulu sudah digunakan dalam mengembangkan dan
mendakwakan agama Islam baik Nabi Muhammad saw maupun para Sahabat-sahabatnya.
Untuk mendapatkan gambaran yang
jelas tentang pengertian metode ceramah, dapat kita lihat beberapa defenisi
yang dikemukakan oleh para ahli yaitu:
· Menurut Suryono
Metode ceramah adalah Penuturan atau
penjelasan guru secara lisan, di mana dalam pelaksanaanya guru dapat
menggunakan alat bantu mengajar untuk memperjelas uraian yang disampaikan
kepada murid-muridnya.
· Menurut Roestiyah N.K
Metode ceramah adalah Suatu cara
mengajar yang digunakan untuk menyampaikan keterangan atau informasi atau
uraian tentang suatu pokok persoalan serta masalah secara lisan.
· Menurut Team Didaktik Metodik
“Metode ceramah adalah Penerangan
dan penuturan secara lisan oleh guru terhadap
kelas”.
2.2. Langkah-langkah penerapan metode
ceramah
Langkah-langkah yang harus
diperhatikan dalam mengaplikasikan metode ceramah adalah sebagai berikut:
a.
Langkah Persiapan
Persiapan yang dimaksud disini
adalah enjelaskan kepada siswa tentang tujuan pelajaran dan pokok-pokok masalah
yang akan dibahas dalam pelajaran tersebut. Disamping itu, guru memperbanyak
bahan appersepsi untuk membantu mereka memahami pelajaran yang akan disajikan.
b.
Langkah Penyajian
Pada tahap ini guru menyajikan bahan
yang berkenaan dengan pokok-pokok
masalah.
c. Langkah Generalisasi
Dalam hal ini unsur yang sama dan berlainan dihimpun untuk
mendapatkan
kesimpulan-kesimpulan mengenai
pokok-pokok masalah.
d. Langkah Aplikasi Penggunan
Pada langkah ini kesimpulan yang diperoleh digunakan dalam
berbagai situasi
sehingga
nyata makna kesimpulan itu. Namun perlu diketahui juga bahwa untuk menggunakan
metode ceramah secara murni itu sukar, maka dala pelaksanaannya perlu menaruh
perhatian untuk mengkombinasikan dengan teknik-teknik penyajian lain sehingga
proses belajar mengajar yang dilaksanakan dapat berlangsung dengan intensif.
2.3. Kelebihan
& Kekurangan Metode Ceramah
A. Kelebihan Metode Ceramah
1. Dapat menampung kelas besar, tiap
siswa mempunyai kesempatan yang sama
untuk mendengarkan, dan karenanya
biaya yang diperlukan menjadi relatif lebih
murah.
2. Konsep yang disajikan secara hirarki
akan memberikan fasilitas belajar kepada
siswa.
3. Guru dapat memberi tekanan terhadap
hal-hal yang penting hingga waktu dan
energi dapat digunakan sebaik mungkin.
4. Kekurangan atau tidak adanya buku
pelajaran dan alat bantu pelajaran, tidak
menghambat terlaksananya pelajaran
dengan ceramah.
B. Kekurangan
Metode Ceramah
1. Pelajaran berjalan membosankan dan
siswa-siswa menjadi pasif, karena tidak
berkesempatan untuk menemukan
sendiri oleh konsep yang diajarkan. Sisawa
hanya aktif membuat catatan saja.
2. Kepadatan konsep-konsep yang
diberikan dapat berakibat siswa tidak mampu
menguasai bahan yang diajarkan.
3. Pengetahuan yang diperoleh melaui
ceramah lebih cepat terlupakan.
4. Ceramah menyebabkan belajar siswa
menjadi “Belajar Menghafal” yang tidak
mengakibatkan timbulnya pengertian.
Salah satu peran penting dalam
kegiatan belajar mengajar adalah guru atau pendidik. Tugas guru adalah melihat
apakah berbagai pengaruh yang ada disekeliling siswa telah dipilih dan diatur
agar dapat mendorong timbulnya minat belajar dikalangan anak didik. Untuk
bidang studi matematika, guru diminta agar tidak mendominasi kelas dan
pengajaran supaya berpusat kepada anak atau siswa.
Sebenarnya dalam penggunaan metode
ceramah pada proses belajar mengajar adalah metode yang sangat baik, dengan
memperhatikan isyarat yang dikemukakan oleh Iman Al Gazali dalam M. Athiyah Al
Abrasyi Dasar-Dasar Pokok Pendidikan Islam.
Seorang guru membatasi dirinya dalam
berbicara dengan anak-anak sesuai dengan daya pengertiannya, jangan diberikan
kepadanya sesuatu yang tidak dapat ditangkap oleh akalnya karena akibatnya ia
akan lari dari pelajaran atau akalnya memberontak terhadapnya.
Isyarat tersebut di atas harus
diperhatikan oleh seorang guru di dalam memberikan pelajaran, karena ketika
guru memberikan pelajaran yang tidak sesuai dengan materi pelajaran yang
diterimanya atau tingkat kecerdasannya maka akan sangat fatal akibatnya bagi
anak bahkan akan menimbulkan trauma bagi anak . Olehnya itu di dalam menyajikan
suatu pelajaran bagi guru hendaknya sesuai dengan materi pelajaran yang
diajarkan dan sesuai dengan tingkat pola pikir anak didik.
2.4. Penerapan
Metode Ceramah
Penerapan metode ceramah merupakan
cara mengajar yang paling tradisional dan tidak asing lagi dan telah lama
dijalankan dalam sejarah pendidikan. Cara ini kadang membosankan, maka dalam
pelaksanaannya memerlukan ketrampilan tertentu, agar penyajiannya tidak
membosankan dan dapat menarik perhatian siswa. Namun kita masih mengakui bahwa
metode ceramah ini tetap penting dengan tujuan, agar siswa mendapatkan
informasi tentang suatu pokok atau persoalan tertentu.
Metode ini wajar dan dapat digunakan
dalam hal-hal sebagai berikut:
v Bahan pelajaran yang akan
disampaikan cukup banyak sementara waktu yang
tersedia sangat terbatas.
v Guru seorang pembicara yang baik
yang memikat serta antusias.
v Guru akn merangkum pokok penting
pelajaran yang telah dipelajari, sehingga
siswa diharapkan bisa memahami dan
mengerti secara menyeluruh.
v Guru memperkenalkan pokok pelajaran yang baru dan
menghubungkannya
terhadap pelajaran yang telah lalu
(Asosiasi).
v Jumlah siswa terlalu banyak sehingga
bahan pelajaran sulit disampaikan melalui metode ini.
BAB III
PENUTUP
KESIMPULAN
Metode ceramah merupakan metode
mengajar yang paling banyak digunakan, hal ini mungkin dianggap oleh guru
sebagai metode mengajar yang paling mudah dilaksanakan. Kalau bahan pelajaran
dikuasai dan sudah ditentukan urutan penyamapainnya, guru tinggal menyajikannya
didepan kelas. Siswa-siswa memperhatikan guru berbicara, mencoba menangkap apa
isinya dan membuat catatan.
DAFTAR PUSTAKA
Tidak ada komentar:
Posting Komentar